Photobucket

Selasa, 12 Oktober 2010

Jepara = Tumbuhnya Prestasi dipelosok Desa


Jepara tidak hanya terkenal dengan kota ukirnya saja, melainkan begitu banyak kekayaan alam dan keindahan alamnya serta Jepara juga merupakan kota yang bersih yang sering mendapat Penghargaan Piala ADIPURA. Prestasi Jepara tidak hanya itu saja, dipelosok desapun tumbuh prestasi- prestasi yang dapat membawa nama Jepara ditingkat Provinsi, Nasional bahkan sampai Internasional.

Pelosok desa itu adalah sebuah desa yang terdapat di ujung selatan timur di Kabupaten Jepara tepatnya diperbatasan Kab. Jepara dengan Kab. Demak yaitu desa Kendengsidialit kecamatan Welahan. Dari sinilah prestasi dibidang olahraga Sepak Takraw selalu membawa nama Jepara ketingkat Nasional dan Internasional. Dulunya sepak takraw yang berada didesa ini sangatlah minim peminatnya dan hanya mempunyai 2 lapangan yang berada di sekitar pemukiman pedesaan, tapi dengan adanya prestasi dan potensi yang selalu tumbuh, peminatnyapun sangat tinggi dan menghasilkan benih-benih potensi.
Sehingga sekarang ini banyak atlit sepak takraw dari Jepara ini sudah menjadi kontrak PPLP di Salatiga serta ada beberapa atlit dari Jepara yang mengikuti ajang ASEAN-GAMES. Dengan perkembangan-perkembangan yang selalu ada, sekarang ini sudah mempunyai pusat pelatihan sendiri di GOR Koni Jepara yang sudah diresmikan sekitar 3 bulan yang lalu yang mempunyai nama GOR PPOP jepara (pusat pelatihan olahraga prestasi ) di GOR inilah atlit-atlit dari mulai umur 10 tahun sampai 25 tahun berlatih untuk mengembangkan potensinya. Dan sekitar satu minggu lalu membawa nama Jepara mendapat Juara 1 dalam ajang kejuaraan POSPEDA (U-15) di Semarang dan nantinya akan diseleksi di Surabaya untuk mengikuti POSPENAS….
»»  Baca Selengkapnya...

Kamis, 12 Agustus 2010

Alat Penghemat Bensin

Indonesia merupakan salah satu negara penghasil minyak dunia yang kaya akan mineral, bahan tambang ataupun flora fauna. Di dukung lagi dengan luasnya wilayah perairan sehingga banyak kepulauan Indonesia yang diakui oleh negara tetangga. Dalam realita di lapangan, kekayaan mineral dan bahan tambang ini belum di dukung dengan sumber daya manusia yang memadai. Dalam mengolah bahan tambang kita masih banyak mengandalkan tenaga luar. Indonesia belum biasa mengolah sendiri hasil minyak mentah di negara kita sendiri sehingga kelangkaan dan makin mahalnya bahan bakar telah melanda Indonesia. Nah untuk mengatasi krisis BBM khususnya bensin, saya dan teman saya membuat sebuah alat sederhana yang dapat menghemat bensin dengan metode elektrolisis.

Persiapan kerja :
Sediakan : Reservoir tank, Kabel 4 meter, Selang rem dan vaccum, stainless steel,Lem besi,Lem sealer

Perangkaian Alat :












pada reserv
oir tank diberi elemen pemanas yang terbuat dari stainless kemudian di lem besi dan lem sealer supaya tidak ada kebocoran pada reservoir tank, setelah itu dipasang kabel lalu di solder agar lebih kuat dan tidak lepas.










pada tabung Reservoir tank di lubangi dan tutupnya pun juga di lubangi, kemudian diberi selang pembungan dan selang untuk angin-angin lalu di lem besi dan lem sealer supaya tidak ada kebocoran.









lubangi tutup pipa paralon pada bagian atas dan pada bagian samping. Kemudian pasang tutup pada pipa paralon yang sudah di lem sealer. Kemudian Lilitkan selang rem mobil pada knalpot dengan rapi dan di beri selang pembuang menuju intake manifold.

Proses Pemasangan Pada kendaraan :













  1. hubungkan kabel positif dari reservoir tank ke swich kunci kontak, kemudian hubungkan kabel negatif dari reservoir tank ke body motor atau kutub negatif pada accu
  2. menghubungkan selang dari reservoir tank ke sulingan
  3. menghubungkan selang dari sulingan menuju ke selang rem yang telah dililitkan pada kenalpot.
  4. menghubungkan selang dari lilitan selang rem pada knalpot menuju ke intake manifold.

CATATAN :

Plat untuk anoda dan katoda berbahan stailess steel. Karena stainless steel merupakan merupakan grade yang paling tahan terhadap korosi kimia.

Electroda positive(+) dan Electroda negative(-) hanya berdekatan tidak saling menyentuh atau berhubungan.

Dari hasil uji penelitian pada kendaraan sepeda motor merk Jupiter Z tahun 2007 dengan konsumsi bahan bakar 1,5 liter pada kecepatan rata rata 60 – 70 km/jam dapat menempuh jarak 67,5 km. Padahal dengan menggunakan motor standart pabrik 45 km, berarti keuntungan dari pengaplikasian alat ini adalah 50 %.


Team peneliti : Ahmad Hisyam, Eko Nurcahyono dan Dicky A.




»»  Baca Selengkapnya...

Template by:

Free Blog Templates